attitude problem

Friday Dec 19, 2008

Kirakira 2 minggu yang lalu, ada kejadian yang lumayan bikin kesel. Sebenernya sie ga big deal banget, tapi secara itu ada di wall FB aku, which means the public will see, aku sebeeeeelll banget jadinya.

Seperti yang udah pada tau, sekarang banyak sekali situs networking yang bisa bikin kita ketemu lagi sama tementemen dari jaman baheula, entah itu friendster ataupun yang lebih gress lagi yaitu Facebook.

Terus terang aku seneng sekali maenan fesbuk, secara bisa ketemu sama tementemen yang emang udah tahunan bahkan puluhan tahun ga pernah ketemu. Banyak banget keuntungannya, secara sekarang aku udah bisa menjalin relasi kembali dengan tementemen SD yang udah lebih dari 20 tahun lalu aku tinggalkan.

Tapi bagai dua mata uang logam yang selalu bersisian, kalo ada keuntungan, pasti ada kerugiannya. Sebenernya sie, ga terlalu merugikan, hanya bagaimana cara kita melihatnya aja. Tapi pada saat kejadian itu sie, untukku termasuk hal yang amat merugikan.

Gimana ngga merugikan, ada seorang temen lama yang kasih komentar yang menurutku tak sepatutnya di taruh di public space. Tapi ya gimana ya, cara orang ber sosialisasi kan emang berbeda satu dengan lainnya. Untuk orang yang satu itu, entah gaptek, entah emang sengaja nulis hal seperti itu ditempat dimana orangorang PASTI baca dan if you ask me, the comment is rather rude… giman coba menurut kalian kalo tibatiba di wall kalian ada tulisan seperti ini

Read the rest of this entry »


“a very proud moment”

Thursday Dec 18, 2008

Hari ini adalah termasuk salah satu hari yang paling bahagia dalam hidupku. Hari ini, suami tercinta di WISUDA.

Hari ini seolah mengakhiri semua harihari nungguin dia pulang malem, harihari penuh ga bisa dateng acara keluarga, ketemuan ama temen dan banyak lagi deh pengorbanan lainnya. Tapi tadi begitu liat dia pake toga, *ganteng banget deh* semua pengorbanan tadi benerbener wort it.

Tadi pagi, aku mengawali hari dengan mengucap syukur alhamdulillah kepada Allah yang Maha Segala-nya, karena aku dan suami telah diberikan segala kemudahan dalam menjalani kehidupan ini. Tapi pagi ini aku mengawali hari juga dengan segala kesibukan yang serba buruburu. Secara anak kecilku itu ikutan sibuk dengan sedikit histeris minta diurus ama Bundanya. Sebenernya sie ga pa pa, tapi secara emang kita lagi buruburu pleus kan aku juga mesti siapsiap, maklum lah, seumurumur, baru kali ini aku jadi pendamping wisuda.. Dulu waktu lulus S-1 kita diwisuda bersamaan, jadi ga ada yang jadi pendamping wisuda. Sekarang setelah nikah dan punya anak satu, baru dapet kesempatan buat jadi pw.

Untung ke-hectic-annya ga berlangsung lama. Sekitar jam 7, akhirnya kita udah dalam perjalanan menuju tempat acara. Untung jalanan bersahabat banget, sama sekali ga macet, jadi kita sampe di tempat wisuda sekitar jam setengah 8. Karena acara belum mulai, jadi kita fotofoto dulu. Seperti layaknya tempat wisuda, pasti ada tukang foto studio profesional, lengkap dengan studio jadijadian yang bisa bikin foto seolaholah kita lagi ada dalam satu perpustakaan yang penuh buku dan lemari besar.

Berpikir untuk kenangkenangan, akhirnya aku, suami dan Kay difoto disitu. Layakya seorang akademia, sambil megang diploma dan berdiri didepan tumpukan buku, kirakira begitu tampilan suamiku. Sekali lagi *narsis mode on* keliatan ganteng banget. hehehehehhe

Selesai foto, kita masuk ruang acara, eh ternyata anakanak dikasih satu ruangan khusus, jadi ga boleh masuk ke ruang prosesi wisuda. Duuh, kalo gitu mah bawa si mbak deh. Jadi Aku aku ga bisa duduk didalam ruangan untuk mengikuti jalannya prosesi pemberian ijasah oleh rektor. Ga bisa fotofoto pula. Waktu selesai dikasih nilai dan ijasah, suami sms aku bilang “Ayang udah dapat nilai dan ijasahnya” Hmm..berasa sedih ajah…. secara puncaknya acara malah ga sempet nyaksiin. Tapi ga pa pa, itu kan cuma simbol, karena arti yang hakiki kan lebih dari sekedar kertaskertas itu.

Waktu prosesi hampir selesai, akhirnya aku bisa ikut masuk kedalem ruangan. Tapi karena acaranya cuma tinggal keynote speech, jadi seolah masuk ke ruangan cuma buat Kay bobo. Hehehe, cape kali dia nungguin bapaknya diwisuda.

Selesai keseluruhan acara, setelah usaha sedikit foto sana foto sini, sebelum kita pulang, makan dulu di buffet acara  terus pulang deh. Akhirnya, semua pengorbanan, dan ribetribet yang udah kita jalanin selesai semua. Diterima juga gelar yang akan mengikuti nama suami, jadi mulai sekarang dia akan dikenal dengan nama Dedi Ulung, MM.

Selamat ya ayang, Bunda love you so very much. Bunda so proud of  you Ayang…..


attitude problem…

Wednesday Dec 3, 2008

Kirakira 2 minggu yang lalu, ada kejadian yang lumayan bikin kesel. Sebenernya sie ga big deal banget, tapi secara itu ada di wall FB aku, which means the public will see, aku sebeeeeelll banget jadinya.

Seperti yang udah pada tau, sekarang banyak sekali situs networking yang bisa bikin kita ketemu lagi sama tementemen dari jaman baheula, entah itu friendster ataupun yang lebih gress lagi yaitu Facebook.

Terus terang aku seneng sekali maenan fesbuk, secara bisa ketemu sama tementemen yang emang udah tahunan bahkan puluhan tahun ga pernah ketemu. Banyak banget keuntungannya, secara sekarang aku udah bisa menjalin relasi kembali dengan tementemen SD yang udah lebih dari 20 tahun lalu aku tinggalkan.

Tapi bagai dua mata uang logam yang selalu bersisian, kalo ada keuntungan, pasti ada kerugiannya. Sebenernya sie, ga terlalu merugikan, hanya bagaimana cara kita melihatnya aja. Tapi pada saat kejadian itu sie, untukku termasuk hal yang amat merugikan.

Gimana ngga merugikan, ada seorang temen lama yang kasih komentar yang menurutku tak sepatutnya di taruh di public space. Tapi ya gimana ya, cara orang ber sosialisasi kan emang berbeda satu dengan lainnya. Untuk orang yang satu itu, entah gaptek, entah emang sengaja nulis hal seperti itu ditempat dimana orangorang PASTI baca dan if you ask me, the comment is rather rude… giman coba menurut kalian kalo tibatiba di wall kalian ada tulisan seperti ini

Euleuh euleuh eta dada meuni ngintip neng.. 🙂 Sav, aku barusan ngunjungin blog loe, dan baru nyadar bahwa dulu aku lebih terlambat dewasa daripada elo hihihi inget banget savira zaman SMP. btw salam buat keluarga ya…

Terus terang sie, aku kaget baca tulisan itu, secara kalo orang yang emang udah lama banget ga ketemuan biasanya sie, setau aku – tapi mungkin itu tergantung ke background pertemanan dan pendidikan kali ya – pasti ngomong hi apa kabar dan halhal standard lainnya, bukannya seperti itu.

Berhubung aku merasa aku adalah orang yang cukup polite, maka aku jawab dong…

hmm..jaman SMP??..hehehe… sorry ya bu…kayaknya gw dikasih amnesia khusus jaman SMP..jadi suka lupa gitu.. hehehe..Faktor U juga kayaknya ya.. UZUR maksudnya…
Masalah beda mah itu urusan suami, secara beliau yang motoin.. hehehe…makanya biar ngintip tapi blur… Dewasa dalam arti?…. SMP ya??..hehehe..kayaknya mah jaman SMP itu jaman2 main basket deh… tomboy iya…dewasa.. hehehe… very questionable.. 😀

mau tau komentar dia selanjutnya?… teuteup dipasang di Wall…ini katanya

hihihi… maksudnya dewasa secara seksual 😛

Masya Allah, disini aku mulai kenceng deh uratnya. Mau marah tapi sama siapa?..mau ga marah tapi kesel. Waduh banget deh. Yang aku takutin itu gimana tementemen aku baca itu. Takut banget negatif.

Tapi untungnya ada temen baikku yang bilang, “Everyone that knows me won’t even think badly about it. Malah, mereka mungkin mikir, yang nulis itu ga punya manner dalam pergaulan”

Duuh…seneng bener dengernya. Berarti yang aku takutin mungkin ga bakal kejadian. Kalopun sampe kejadian, temen ku itu bilang, “Biarlah, karena berarti mereka ga kenal kamu”

Maksud aku nulis ini cuma buat ngingetin aja, ternyata ga semua orang itu cara bertemannya sama. Ada yang pengen ikutan cara berteman kita tapi ga mampu, yang ada cuma jadi sirik, terus dipendam sampe sekarang akhirnya keluarnya kayak gitu deh. Hehehehe…

Udah ah, ini postingan emang cuma reminder aja buat aku, bahwa ternyata masih banyak orang yang ga suka ama kita…*emang semua mesti suka apa* jadi waspadalah….. 🙂


If only I could

Wednesday Nov 19, 2008

Lately, there are some structure changes in the company where I work. Late last year, the merger between JSX and SSX has been completed therefore we have to evolve accordingly. Based on that, I was moved to a new Division. I was kinda hoping that this restructuring would be a fresh start for me. But I guess it was asking too much, at least for me.

In all my professional years [no..it’s not that long, it’s around 10 years or so], I always have been the unfortunate because I always have a lady boss. How come I said that it’s unfortunate? Because mostly, lady boss always think with they heart. They are rarely objective [easy for all the lady boss out there, I am not saying that all lady boss is like that, it’s purely based on my experience only…so if there’s a lady boss that is a very good boss..just keep up the good work 🙂 ..]

I was thinking to myself, is it just me or is it everyone else’s wish also? Then I have the answer to my silent question, and I found out that it’s probably everyone wishes to have the privilege to work under a great Boss. Even though the criteria of a great boss is really subjective, but I think we can agree to some basic personal traits that is required for someone to be a boss i.e. have to have a leadership traits, never subjective [at least always try to be objective towards his/her subordinate and colleagues], have a great knowledge of what he/she was doing etc, and so far, I’ve only been lucky to have been working for a great boss once.

If only I could, I would want to choose who is the person I will work for. I mean, how come the boss get to choose whom they work with without the consent of their subordinate?? hahaha..I guess that’s a stupid question. Of course it’s because they have privilege if not the money. But what I mean is, if they choose to have you as their subordinate, shouldn’t they treat you good?

If only I could, once I am a boss, I will think every step of my move with logic, well probably a little heart here and there, but never with heart all the way, because once you start think with your heart, you’ll think with it all the time. Then I promise you, it will do more harm than good.

If for now I only could dream that if one day I’ll be a good boss, for the time being, I will try to do my best as an employee or better yet, just be the better person I know. Start from there, hopefully everything will turn out good.

I HOPE……..


-dont judge a book by its cover-

Friday Nov 14, 2008

Pernah denger pepatah itu kan? Aku juga dong *ini apaan sie??*, hehehe. Tapi biasanya kita lupa deh, dan berkalikali pastinya kita akan lebih sering ngeliat apapun dari penampilan luarnya aja. Ya, manusiawi sie sebenernya, secara kan pastinya yang nampak secara kasat mata itulah yang biasanya menarik perhatian kita.

Hal yang sama kejadian ama aku beberapa waktu yang lalu. Ceritanya lagi iseng janjian sama suami di PIM. Secara udah lama ga ‘pacaran’. Setelah menikah dan punya anak kecil yang cantik itu, berduaduan sama suami itu merupakan hal yang cukup langka buat aku dan suami.

Time table-nya sama sie,  kayak waktu pacaran dulu. Makan terus nonton. Secara datengnya udah agak malem di PIM-nya, jadi perut emang udah berteriak minta diisi. Tapi waktunya jam makan malam euy, jadi beberapa restaurant yang kita tuju rata-rata sie udah penuh gitu. Hmm.. mana perut susah banget diajak kompromi lagi 🙁 .

Akhirnya kita dapet juga restauran yang kosong. …bener bener kosong.  Tamu-nya ya baru aku sama suami gitu. Hmm… pas mau masuk udah agak ragu gitu, secara kan common knowledge, biasanya rumah makan yang penuh pengunjungnya itu biasanya emang enak makanannya.

But we take our chances lah, secara perut juga udah benerbener minta diisi. Nama restaurannya Yin Yang Lamien and Dim Sum. Letaknya di atas KFC, deket Sari Ratu dan Platinum. Jadi kalo mau ke GM, keliatan banget deh, secara itu restoran emang tusuk sate banget posisinya.

Begitu masuk, aku dan suami liatliat menu. Standar dim sum deh. Pilihpilih, terus order pake pesen “Jangan lama ya mas”. Tapi kayaknya ga mungkin banget lama ya, secara KOSONG kok tempatnya. By the way, aku pesen tom yam soup dan suami pesen 2 jenis dim sum (lupa euy namanya).

Begitu pesenan dateng, hmmm.. keliatannya masih biasa ajah. Ya gimana selayaknya tom yam sama dim sum aja. Terus minumannya juga kurang euy. Biasa banget. Emang sie cuma minum teh anget aja. Tapi secara pengen minum teh panas, tapi dikasih teh anget doang ya mengecewakan dong. Tapi begitu sendokan pertama masuk mulut…Subhanallah… enak bener euy, seriously delicious. Pokoknya beyond words deh *agak hiperbola*, beneran enak euy…

Nah, garagara pengalaman tadi, aku sekarang jadi sedikit lebih ‘wise’ kalo menilai tempat makan. Ga selalu langsung ‘jump to conclution’ kalo yang sepi itu udah pasti ga enak. Mungkin aja karena emang belum banyak orang yang tau kalo disitu justu kita bisa ngerasain salah satu makanan yang paling enak yang pernah kamu cicipin.

Mudahmudahan sie, bermula dari pengalaman itu juga, aku nantinya akan jauh lebih ‘wise’ dalam memilih teman dan sahabat. Jangan cuma ngeliat penampilan luarnya aja, tapi benerbener mesti ngenalin orang sebenerbenernya.


sakit

Friday Sep 12, 2008

Hari Sabtu malem -the day that supposed to be the best day in my life.. eh it was deng…I’ve feel loved 🙂 .. so thanks everyone – udah ga enak bener rasanya, persendiannya pada ngilu, kepalanya sakit banget kayak ditusuktusuk.

Tapi, secara itu emang hari special – hari ulang tahun Bunda dan dirayainnya ulang tahun Kay – jadinya ya Bunda kuatkuatin deh. Ga ada acara ramerame sie, cuma keluarga deket aja pada dateng buat bukber dan tiup lilin. Tapi lumayan ngabisin tenaga juga sie…

Terus hari minggu maksain juga jalan ke PIM, secara dapet kado jam tangan dari my hubby tapi gede banget, jadi ga bisa dipake, mesti dikecilin dong. Terus jalan sebentar nyari sepatu buat Kay, kado ultah untuk dia juga…hehehe..belum sempet beliin soalnya.

Sampe di rumah, langsung tewas tidur siang bareng ama Kay. Pas bangun, kok kepalanya belum kerasa OK juga ya. Masih berat plus serasa ditusuktusuk tetep. Terus mulai menggigil lagi, serasa dingin banget. sampe pake jaket berlapis.

Sakit punya anak kecil ternyata susah juga ya, secara biar dikasih tau bolak balik kalo bundanya sakit tetep aja mesti diperhatiin dan tenaga kita buat merhatiin dia udah ludes karena nahan badan menggigil or kepala sakit.

Sebenernya sie, kalo ga lagi sakit, aku pasti bangga plus seneng banget, secara gitu anakku ga mau sama yang lain. Cuma bunda dan only bunda. Tapi gimana nanggepinnya coba kalo kepala sakit banget dan ampir seluruh badan ngilu? Uuuggh…kayak mau makan buah simalakama aja ya….dimakan bapak mati ga dimakan ibu mati 🙁

Tapi sekarang, pas badan udah mending gini, rasanya nyesel banget ga nanggepin dia. Malah ada kalanya aku bentak dia 🙁 sedih euy sekarang mah.. tapi mau diapain lagi, vonis dokter gejala tipus dan highly recommended kalo aku itu istirahat totally.

Sekarang ini aku lagi ngelanggar instruksi dokter… nge blog…makanya cepetcepet aja ah… abis kangen sie ngeblog lagi…

Satu hal yang bikin aku terharu waktu istirahat dirumah beberapa hari belakangan ini. Ternyata my little princess bisa juga dikasih tau loh. Waktu aku lagi tiduran dia peluk tangan aku sambil nanya, “Bunda udah ga sakit lagi kan ? Jangan sakit dong bun” aaawwww…. jadi terenyuh rasanya…. sama waktu dia tuntun aku jalan ke kamar mandi.. dia bilang… “Bisa kan bun?… Udah ga pa pa kan Bun?…. aawww…. very sweet honey….

Tapi tetep ah, ga mau sakit…ga enak…sama sekali ga enak… makanya…doain aku cepet sembuh ya tementemen… thank you in advance…


pusing nentuin cuti

Tuesday Sep 2, 2008

Dengan semakin dekatnya lebaran, cuti yang merupakan hak setiap karyawan, menjadi suatu hal yang paling di ributributin oleh tementemen di kantor supaya bisa berlebaran lebih lama dong tentunya.

Nah, berhubung tahun ini aku baru aja pindah divisi, jadi aku masih awam sama peraturan cuti di tempat yang baru ini. Jadi, waktu sekretaris divisi aku nanyain rencana cuti dari seluruh karyawan di lingkungan divisi aku, ya dengan mantap aku bilang, kalo aku mau cuti di tanggal 29 September dan tanggal 6 dan 7 Oktober besok. Aku pikir udah beres dong. Karena kan dalam satu unit udah ada temen yang ‘jaga’ dan ga cuti.

Nah, setelah di rekap, eh ternyata yang jadwal cutinya sama ama aku hampir 3/4 orang di divisi. Langsung aja kepala divisi-ku nyapnyap. Dia bilang, ini divisi bisa kosong kalo semua orang ambil jadwal yang sama. Terus dia keluarin persyaratan cuti ‘versi’ dia deh. Katanya mesti milih, kalo yang udah ambil cuti diawal (sebelum lebaran) ga boleh ambil cuti diakhir (setelah lebaran). Jadi mesti milih salah satu.

Halah!!! ga cihuy banget sie. Itu namanya ngurangin kenikmatan berlebaran orang.

Begitu denger syarat baru itu, langsung deh pada misuhmisuh. Ngatur ulang jadwal cuti masingmasing lagi. emang ga OK nie. Tapi secara aku juga baru di divisi itu, ya mau ga mau ikutin syarat yang diajuin ama Kadiv-ku itu 🙁 .

Jadi nanti rencananya aku cuti di tanggal 25-29 September 2008 dan masuk di tanggal 6 Oktober. Hmmmppphhhh…. gagal deh cuti setelah lebaran……


TV Series Sucks

Thursday Jul 31, 2008

Ga tau kenapa, akhirakhir ini semua film seri televisi yang aku tonton kok endingnya kurang dong ya 🙁 . Males banget kan. Bukan aku banget. Aku mah senengnya ceritanya bagus, tapi ujung ceritanya mesti sesuai lah. Ada sie beberapa yang ga sesuai, tapi ga pernah sampe berbarengan kayak sekarang ini.

Contohnya nie,

  1. Criminal Minds… diseason yang ke tiga ini, ceritanya makin seru, tapi kok the end of the season ada satu mobil yang meledak. Then I have to wait to another season to find out who’s car got blown away…
  2. Cold Case…tokoh utamanya…Lily Rush….ketembak. Ga seru banget kan? Mana ga ketauan lagi apa dia bakal selamat ato ngga. Harusnya sie selamat (or at least my wish 🙂 …). Kalo sampe meninggal beneran ga mau ditonton lagi tuch film 🙁
  3. One Tree Hill, si Lucas propose ke salah satu cewek. Tapi tetep mesti nunggu sampe next season, siapa cewek yang dia lamar. Entah si Lindsay..cewek yang udah jalan down the aisle tapi terus nolak dia. Brooke, cewek mantan pacarnya dulu dan masih temenan ampe sekarang. Atau sesuai ama ekspektasi banyak orang ( …again…my wish… :)…. ) si Peyton, a certain beautiful blonde yang emang udah diclaim sebagai soulmate-nya Lucas. Duuhhh..rasanya ga sabar deh nunggu next seasonnya.
  4. Yang terakhir Bones. Masa si Zack Addy. Anggota team-nya Bones yang paling junior dan genius, secara umur dibawah 30 tahun udah bisa jadi profesor malah jadi pembunuh karena terlalu serius nanggepin soal serial killer yang hobi makan daging korbannya. GA SERU!!! Penjahat itu harusnya jangan jadi jagoan atau sebaliknya.

Bisa dibayangin kan, betapa kecewa-nya aku. Udah capekcapek nonton film seri itu, eh endingnya semua menyebalkan secara ga sesuai ama ekspektasi aku. Aku tuch orang yang believe in happily ever after. Iya sie, film itu kan imitates live tapi mbok ya happy live aja yang di tiru…hehehe…(itu mah sinetron indonesia bukan?…yang selalu dramatisir segala sesuatu…)

Tapi ada juga yang bisa menghibur. At last…finally Derek Shepperd akhirnya mau jadian sama Meredith Grey. Kenapa aku bilang mau jadian? Secara masih juga disuruh nunggu sampe next season, karena diakhir episodenya, si Derek ama Meredith udah lagi nyusun rencana bikin rumah masa depan mereka, tapi belum dikasih liat akan terwujud atau ngga karena Derek mesti mutusin his current girl friend dulu. Yaa..let’s hope for the best ya….

Sekarang aku lagi nonton season ke 4-nya Numbers, udah mau selesai sie..jadi masih nunggu akhir cerita, bakal sesuai harapan ato ngga :). Semoga dan semoga bisa sesuai dengan harapan ya endingnya. Abisan kalo ngga takut jadi males nonton filmfilm seri tv lagi…(kayak mungkin aja ya..hehehe…addicted gitu sama filmfilm seri.. 🙂 …)

Udah ah…mau nerusin nonton numbers-nya… yuk mari 😉