lagi sedih

Thursday Nov 13, 2008

Ga tau kenapa, auranya sedih aja. Mungkin karena aku sekali lagi sadarkan, bahwa sekuat apapun kita, kehilangan salah satu orang terdekat merupakan hal yang sangat berat. Apalagi kehilangannya bukan karena hal yang ‘signifikan’ *at least menurutku*.

Dua hari ini, aku kehilangan seorang sahabat (lagi). Sedih? Udah pasti. Karena sejujurjujurnya aku ga pengen banget kehilangan dia. Seperti yang pernah aku tulis, punya sahabat 1 trilliun orang pun akan selalu kurang, secara kita adalah mahluk sosial, yang selalu butuh teman dan sahabat disekeliling kita.  Tapi aku udah ga bisa berbuat apaapa. Secara aku dan dia selalu berdebat tentang hal yang sama, tapi memandang hal yang sama itu dari 2 sudut pandang yang beda. Pastinya susah dong ketemu common ground-nya.

Aku dengan segala ke-keukeuhanku, menyatakan segala keberatan kenapa harus ‘tidak’ berteman lagi, sementara dia juga dengan segala pernyataan yang pada akhirnya mematahkan keukeuh-nya aku. Bukan apaapa. Aku memang juara keukeuh dan aku bisa berulang kali, berputarputar dan tetap berpegang teguh pada pendapatku, tapi semua itu untuk apa? Kalo hasilnya bikin dia tersiksa (hehehe..emang diapaain ya??) – well at least ngga nyaman- dengan pertemanan kita? I am not that kind of person. Aku maunya dalam berteman itu nyaman untuk duaduanya.

Tapi ternyata emang berat ya kehilangan sahabat itu. Whatever the reason. Setiap hari itu hampir aku lupa untuk ngga nge-buzz or bertanyatanya tentang halhal ga penting or penting. Pokoknya I miss those day deh. Sekarang aja, tiap kali liat namanya popped up di jendela maya, hmm..mau komen tapi takut ngganggu… tapi yang paling utama sie, aku udah janji ga bakal ganggu2 lagi. Sedih ga sie?

Udah ah, sekarang mah gimana caranya menjalani apa yang ada di hadapan dengan tenang. Mudahmudahan akan diberikan kemudahan dan ketabahan… amiiin……

Leave a Reply

Comment